K2 PARK PERIZINAN PEMBANGUNAN (IMB)



K2 PARK PERIZINAN - Paket kebijakan ekonomi yang salah satunya berfokus pada peningkatan investasi di sektor properti disambut baik oleh para pelaku usaha di dunia properti. Disebutkan, pemerintah berkomitmen untuk mengeluarkan kebijakan yang mendorong pembangunan perumahan atau properti secara umum.

Seperti yang tertuang dalam paket kebijakan ekonomi tahap 1, pemerintah melakukan berbagai langkah untuk menggerakkan ekonomi nasional, termasuk industri properti tentunya, yaitu dengan deregulasi, debirokratisasi, penegakan hukum, dan kepastian usaha. Pemerintah sadar, ada banyak hambatan yang selama ini membuat industri nasional tak berkembang pesat atau jalan di tempat, salah satunya karena proses perijinan yang rumit.

Dikeluhkan pengembang sebelumnya, Menteri PUPR Muhammad Basuki Hadimuljono menegaskan, akan memangkas perizinan untuk pembangunan perumahan yang selama ini dikeluhkan pengembang. "Salah satu fokus kami memang memangkas proses perizinan. Kami usahakan satu pintu dan waktunya cepat, agar lebih sederhana dan semua proses berjalan cepat," kata Basuki, saat bertemu dengan Asosiasi perumahan, REI, APERSI dan ASPERI, di kantornya, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Langkah ini dinilai menjadi angin segar bagi industri properi yang tahun ini tak bisa dipungkiri mengalami penurunan penjualan sebagai dampak dari ekonomi nasional yang melambat. Dihar Dakir, Manajer Humas PT Prioritas Land Indonesia, salah satu developer baru yang tengah berkembang pesat, sangat yakin terobosan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo ini bermanfaat untuk para pelaku usaha properti.

“Proses perizinan adalah salah satu faktor penting buat para pengembang. Kami sejauh ini sebenarnya tak pernah mengalami kesulitan dalam setiap proses pengajuan perizinan kepada pemerintah daerah tempat proyek kami berada, namun jika pemerintah ingin lebih mempermudah dan mempercepat lagi proses tersebut, maka itu akan lebih bagus,” kata Dihar.

K2 PARK PERIZINAN PEMBANGUNAN (IMB)


PT Prioritas Land Indonesia (PLI) sendiri saat berita ini diturunkan 15 oktober tahun 2015 lalu,  tengah mempersiapkan penggarapan salah satu proyeknya di kawasan Gading Serpong yaitu apartemen K2 Park. Dan sekarang sudah dimulai pembangunannya. Menurut Dihar, proses perijinan di pemerintah Kabupaten Tangerang sejauh ini tak ada masalah.

“Semua proses tersebut berjalan lancar dan sesuai target waktu yang kami rencanakan. Saat ini kami tengah merevisi dokumen AMDAL yang diminta Komisi Penilai AMDAL Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Diharapkan setelah adanya komitmen pemerintah pusat untuk memangkas proses perijinan, prosesnya bisa berjalan lebih cepat dan lancar,” harap Dihar.

Setelah Surat Rekomendasi AMDAL yang telah disetujui Bupati Tangerang terbit, maka barulah izin untuk mendapatkan IMB bisa diproses. Biasanya setelah rekomendasi AMDAL keluar, IMB akan segera diterbitkan dan pengembang bisa memulai proses pembangunan.

Uniknya, sepanjang proses pembuatan izin tersebut, masalah justru sering datang dari pihak lain yang memanfaatkan isu perizinan untuk menyebarkan kabar-kabar bohong. PLI sendiri, kata Dihar, sempat mengalami hal tersebut untuk proyek mereka di K2 Park.

“Kami sebagai perusahaan properti nasional, selalu taat dengan prosedur. Mengenai pembangunan, pada saatnya pasti akan dilakukan jika semua perizinan sudah rampung yang mana itu membutuhkan waktu dan sudah masuk dalam perhitungan kami sebagai pengembang,” ujar Dihar.



Setelah mengaontongi perizinan, PT Prioritas Land Indonesia,  telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) superblok K2 Park di Gading Serpong sebagai tanda dimulainya pembangunan proyek tersebut. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektare di Gading Serpong, Tangerang, Banten itu nantinya terdiri atas empat tower apartemen sebanyak 2.500 unit, 1 tower hotel (Harris Hotel), dan 1 tower pusat pendidikan.

Menurut Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia Marcellus Chandra, gedung pertama yang akan dibangun di proyek ini adalah Hotel Harris. Rencananya, hotel bintang empat itu terdiri atas 200 kamar. “Pada tahap berikutnya, pembangunan lima tower apartemen. Ini akan dilakukan secara paralel. Penyerahan kunci kami targetkan berlangsung pada 2018,” katanya.

Dia mengatakan untuk proyek superblok tersebut, pihaknya menggelontorkan investasi sebesar Rp1,5 triliun. Marcellus optimistis, superblok tersebut akan memberi warna baru di kawasan Gading Serpong, mengingat K2 Park akan menjadi proyek multifungsi dengan sejumlah fasilitas, mulai area kuliner, komersial, restoran, hingga sejumlah fasilitas penunjang lainnya.

“Ini proyek masterpiece kami dan ini yang kelima setelah vila di Nusa Dua dan di Uluwatu Bali, Apartemen Majestic Point Serpong, dan Apartemen Indigo Bekasi,” tuturnya. Sementara itu, untuk pusat pendidikan di K2 Park, rencananya akan diisi oleh sejumlah institusi pendidikan, di antaranya adalah sekolah sekretaris, sekolah musik, dan sekolah public relation (PR).

Berjarak sekitar lima menit dari pintu tol Karawaci, unit-unit di superblok K2 dibanderol seharga mulai Rp500 jutaan. Saat ini, sebanyak dua tower apartemen sudah hampir terjual seluruhnya. “Dalam waktu dekat kami kembali akan meluncurkan tower ketiga dengan kenaikan harga sudah mencapai 30% dibandingkan tower pertama,” ujar Marcellus.

Wilayah Gading Serpong, Marcell menyebutkan, kian menarik bagi konsumen, baik enduser (pembeli langsung yang akan menempati bangunan) maupun investor. Terlebih lagi, diperkirakan pada akhir tahun ini akan segera dibuka akses tol Gading Serpong yang terhubung dengan tol Jakarta–Merak yang tak pelak juga mendongkrak harga jual properti.

Lokasi pembangunan proyek yang terinspirasi dari Gunung Zhang Jia Jie (tempat pembuatan film Avatar) ini dikelilingi oleh pusat pendidikan, rumah sakit, perkantoran, dan pusat belanja bertaraf internasional yang dapat ditempuh dalam hitungan menit. Area ini merupakan lokasi emas di antara Lippo Karawaci, Gading Serpong, BSD, Alam Sutera, dan Modernland.

Akses jalan yang mudah, hanya 5 menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol JORR Jakarta–Serpong. K2 Park dikelilingi oleh beberapa universitas/sekolah ternama, seperti Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School, Universitas Bina Nusantara, Prasetya Mulya, Stella Maris International School, dan Sekolah Tarakanita.

K2 Park juga dikelilingi sejumlah tempat perbelanjaan, di antaranya Lippo Supermall Karawaci, Summarecon Mall Serpong, Mall of Alam Sutera, BSD Square, Teras Kota, BSD Plaza, dan Living World.

Comments

Popular posts from this blog

Program Juragan Kost dari Prioritas Land Indonesia, Cukup Modal 10 Juta